Sejarah singkat Perguruan Silat Beksi Dasar Hadji Godjali
Untuk memperlengkap keberadaan 4 Guru Besar Beksi yang ada, Lee Cheng
Ok, Marhali, Godjali, Hasbullah, berlanjut ke Kong Simin, Kong Nur,
Mandor Minggu, H. Muhammad, dan H. Sahro.
Kenapa sampai hari ini belum muncul Perguruan Silat Beksi yang mengatasnamakan langsung Hadji Godjali?
Jawabannya adalah karena yang mengangkat belum ada dan baru pada
tanggal 7 Agustus 2016 lah muncul Perguruan Silat Beksi Dasar Hadji
Godjali yang diprakarsai oleh Baba Dasik Aripin. Yang selama hidupnya
mewakafkan diri untuk kemajuan Silat Beksi.
Menurut sejarah yang ada bahwa Hadji Godjali adalah yang pertama kali mengenalkan Silat Beksi ke kampung Petukangan, bahkan saat itu Silat Beksi sangat identik dengan kiprah Hadji Godjali, sebelum Indonesia merdeka. Selain beliau sebagai sesepuh di Petukangan, beliau juga mantan Lurah Petukangan, sebelum merdeka.
Melalui tangan dingin beliau silat beksi dapat berkembang hingga besar, dengan tokoh-tokonya adalah H. Hasbullah, Kong Simin, Kong Nur, Mandor Minggu, H. Muhammad, H. Sahro.
Dan yang patut diketahui bersama bahwa berkat perjuangan tokoh beksi tersebut, pada tahun 2016 satu-satunya silat Betawi yang telah ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda Provinsi DKI Jakarta oleh Kemendikbud RI. Bahkan akan dijadikan warisan budaya tak benda Dunia oleh UNESCO tahun 2017 ini.
Berdasarkan keterangan itulah perlu dimunculkan dan di kembangkan Perguruan Silat Besi Dasar Hadji Godjali ini. Adapun sejak 7 Agustus 2016 sudah berdiri beberapa kolat (kelompok latihan) diantaranya, kolat Cipulir, kolat Ulujami, kolat Petukangan, dan sekitarnya yang hingga kini rutin menyelenggarakan pelatihan Silat Beksi Dasar Hadji Godjali seminggu 2 kali.
Selain itu ada beberapa penghargaan yang telah di terima, seperti : 1000 pendekar di HI , Festival Red Beksi di GRJS Bulungan – Kebayoran Baru, Festival Silat Beksi Dasar Hadji Godjali dan mudah-mudahan seluruh hal tersebut dapat menjadi sebuah motivasi.
(ABDUL AZIZ DKK)
Menurut sejarah yang ada bahwa Hadji Godjali adalah yang pertama kali mengenalkan Silat Beksi ke kampung Petukangan, bahkan saat itu Silat Beksi sangat identik dengan kiprah Hadji Godjali, sebelum Indonesia merdeka. Selain beliau sebagai sesepuh di Petukangan, beliau juga mantan Lurah Petukangan, sebelum merdeka.
Melalui tangan dingin beliau silat beksi dapat berkembang hingga besar, dengan tokoh-tokonya adalah H. Hasbullah, Kong Simin, Kong Nur, Mandor Minggu, H. Muhammad, H. Sahro.
Dan yang patut diketahui bersama bahwa berkat perjuangan tokoh beksi tersebut, pada tahun 2016 satu-satunya silat Betawi yang telah ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda Provinsi DKI Jakarta oleh Kemendikbud RI. Bahkan akan dijadikan warisan budaya tak benda Dunia oleh UNESCO tahun 2017 ini.
Berdasarkan keterangan itulah perlu dimunculkan dan di kembangkan Perguruan Silat Besi Dasar Hadji Godjali ini. Adapun sejak 7 Agustus 2016 sudah berdiri beberapa kolat (kelompok latihan) diantaranya, kolat Cipulir, kolat Ulujami, kolat Petukangan, dan sekitarnya yang hingga kini rutin menyelenggarakan pelatihan Silat Beksi Dasar Hadji Godjali seminggu 2 kali.
Selain itu ada beberapa penghargaan yang telah di terima, seperti : 1000 pendekar di HI , Festival Red Beksi di GRJS Bulungan – Kebayoran Baru, Festival Silat Beksi Dasar Hadji Godjali dan mudah-mudahan seluruh hal tersebut dapat menjadi sebuah motivasi.
(ABDUL AZIZ DKK)

Komentar
Posting Komentar